Menu

Mode Gelap
Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan  Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

Daerah

Ekonomi Warga Simeulue Terancam, Pemerintah Terkesan “Elergi” Sorotan Aktivis

badge-check


					Ilustrasi penurunan pendapatan ekonomi masyarakat. Sumber Foto : (Shutterstock)/ Yousar.id Sabtu (27/8/2022) Perbesar

Ilustrasi penurunan pendapatan ekonomi masyarakat. Sumber Foto : (Shutterstock)/ Yousar.id Sabtu (27/8/2022)

Narasiterkini.com, Simeulue – Berbagai perkembangan telah ditelusuri dampak dari pada terlambatnya proses perbaikan jaringan di Kabupaten Simeulue membuat masyarakat setempat mengeluh disebabkan ekonomi para pembisnis kecil-kecilan mulai terancam bangkrut.

Hingga Sabtu 27 Agustus 2022 pemerintah hanya berbicara akan segera melakukan proses perbaikan jaringan ke Kabupaten Simeulue, namun dampak dari hal tersebut penduduk yang tinggal di daerah pelosok seperti di Desa Kecamatan Salang, mulai merasakan keterpurukan dengan keterbatasan pendapatan dan pendidikan akibat jaringan yang sampai saat ini belum bisa teratasi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Ketua IPPELMAS Rahmat Hidayat kepada Narasiterkini.com, Sabtu (27/8/2022) mengungkapkan bahwa, saat ini masyarakat setempat menjerit dengan keterbatasan jaringan, akibatnya segala pengurusan terhambat ditambah lagi pembisnis online juga beberapa gulung lapak.

“Kita meminta kepada pemerintah kerugian warga seperti pelanggan Telkomsel harus dipertanggung jawabkan terserah kepada siapa intinya pemerintah sekarang ini harus peka terhadap berbagai keluhan masyarakat Jangan terkesan hari ini pemerintah seperti numpang Pencitraan di Media,”katanya

Ia mengatakan, sejauh ini perkembangan ekonomi di wilayah Simeulue terus terpantau dari kota hingga pelosok desa, berbagai keluhan yang ditemukan, bahkan ada yang mengadu sulit membeli token listrik terlebih pelaku bisnis penjual paket Telkomsel yang terancam bangkrut Akibat minimnya pembeli diakibatkan putusnya jaringan.

Sejauh kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat setempat sampai saat ini belum ada upaya pemerintah setempat melakukan sosialisasi atau paparan pemahaman terkait persoalan yang terjadi di wilayah Simeulue saat ini termasuk penanggungjawaban atas kerugian masyarakat.

“Kita berharap pemerintah Simeuleu lebih peka lagi terhadap keluhan penduduknya, jangan “Elergi” ketika ada kritikan dari aktivis, karena hanya melalui mereka keluhan masyarakat tersampaikan, respon sebaik mungkin mulai buat perubahan semaksimal mungkin agar masyarakat nyaman, tentram dan sejahtera,”demikian kata Rahmat Hidayat Ketua IPPELMAS di Aceh Barat. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Forkab Aceh Selatan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ABAS

21 April 2026 - 23:28 WIB

IAD Abdya Rayakan Hari Kartini Lewat Lomba Fashion Show Berkebaya

21 April 2026 - 15:45 WIB

Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram Peusijuk 58 Calon Jamaah Haji, Pimpinan: Bentuk Pendampingan Spiritual Nasabah

21 April 2026 - 14:09 WIB

Yayasan Ipelmasat Seunagan Timur Menang di PTUN Banda Aceh, Camat Apresiasi  Tim SATA Lawyer

21 April 2026 - 07:36 WIB

Ketum IPELMASAT Apresiasi Putusan PTUN Banda Aceh soal Sengketa Tanah Asrama Mahasiswa

20 April 2026 - 22:52 WIB

Trending di Daerah