Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang IPELMANAR Pertanyakan Legalitas Perusahaan di Gampong Lhok, Minta Transparansi dan Penegakan Hukum Permudah Akses, Dukung Pelaku Kuliner Lokal, PUPR Aceh Barat Aspal Jalan Menuju Objek Wisata Ketua PWI Nagan Raya Silaturahmi dengan Kajari, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Santri Dari Keluarga Kurang Mampu Dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun Anggaran 2027 Presma UTU Kecam Kriminalisasi Aktivis yang Perjuangkan Jalan Pendidikan dari Hauling Limbah FABA

Ekonomi

Satgas TMMD ke-119 Beri Penyuluhan Kepada Petani

badge-check


					Satgas TMMD ke-119 Beri Penyuluhan Kepada Petani Perbesar

Narasiterkini.com | Blangpidie – Puluhan petani di Gampong Alue Manggota Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti pembekalan dari Satgas TMMD ke-119 Kodim Abdya tentang cara memilih bibit padi unggul.

Penyuluhan tentang pemilahan bibit padi unggul dengan yang tidak unggul tersebut dalam rangka program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-119, kegiatan ini berlangsung pada Senin 4 Maret 2024 di aula kantor desa setempat.

Pengetahuan tersebut diberikan melalui forum penyuluhan pertanian, digelar oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 Kodim 0110/Abdya sebagai salah satu rangkaian pembangunan non fisik.

Kegiatan penyuluhan pertanian melibatkan pemateri dari Dinas Pertanian dan Pangan Abdya serta sejumlah PPL/Penyuluh setempat.

Dansatgas TMMD Kodim Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos. melalui Pasiter Kapten Inf Azwani mengatakan, Abdya merupakan salah satu daerah produsen gabah di Aceh. Keberhasilan Abdya dalam menoreh prestasi surplus gabah terwujud karena spirit militan para petani sangat tinggi.

“Saya putra asli Lhokseumawe, baru di Abdya ini saya lihat petani berjiwa militan. Ada alami kegagalan karena faktor alam ataupun dinamika lain, tidak ada kata mundur. Malah terus maju,” ucapnya.

Menurutnya, kegagalan pertanian tersebut salah satunya adalah kurangnya pemahaman tentang cara pemilihan bibit padi yang unggul. Padahal metoda itu adalah hal yang krusial dan kunci utama setelah faktor X lainnya.

Ia berharap materi penyuluhan pertanian yang digagas pihaknya itu bisa berdampak pada peningkatan produksi padi di Abdya.

Salah seorang petani, Laisa (63) menilai materi penyuluhan pertanian yang diangkat kali ini sangat menarik dan bermanfaat bagi petani. Ia mengaku penyortiran bibit di fase awal itu jarang dan bahkan tidak pernah dilakukan.

“Hampir tidak pernah. Setiap kali kita terima bantuan bibit ataupun beli, tidak pernah kita sortir. Padahal ini sangat penting, menentukan terhadap kualitas padi,” sambungnya.

Pantauan, penyuluhan pertanian TMMD Kodim Abdya yang dimulai pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, antusias mayarakat setempat. Materi pemilihan bibit padi unggul berhasil menarik animo para petani. Media penyortiran bibit padi itu menggunakan bahan yang sederhana yaitu, garam, telur dan air.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Trending di Ekonomi