Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Ekonomi

Pemkab Nagan Raya Diminta Prioritaskan Pengerjaan Proyek APBK untuk Perusahaan Lokal

badge-check


					Pemkab Nagan Raya Diminta Prioritaskan Pengerjaan Proyek APBK untuk Perusahaan Lokal Perbesar

 

Narasiterkini.com, Sukan Makmue- Ketua Pansus LKPJ Bupati Nagan Raya Tahun 2023 Zulkarnain meminta Pemkab Nagan Raya melalui Kepala ULP meloloskan Perusahaan lokal dalam proses pelelangan proyek APBK Tahun 2024.

Hal itu ditekankan Zulkarnain dalam rapat Pansus yang digelar pada 29 Mei 2024 seiring banyaknya proyek APBK yang dimenangkan oleh Perusahaan luar pada pelelangan Tahun 2023 dan juga sejak 5 tahun terakhir.

Lebih lanjut Zulkarnain mengatakan tingginya angka kemiskinan di Nagan Raya salah satu sebab adalah proyek APBK banyak dimenangkan oleh pengusaha luar sehingga perputaran uang di Kabupaten Nagan Raya menjadi rendah yang mengakibatkan daya beli masyarakat lemah sehingga interaksi pasar pun ikut melemah. Para pedagang kecil lesu karena lemahnya pembeli.

Seyogianya uang APBK milik rakyat Nagan harus berputar di Nagan dengan cara seluruh proyek APBK harus ditangani oleh pengusaha daerah. Jika pengusahanya hidup maka sekurang-kurangnya mereka akan membayar zakat, infaq, shadaqah kepada kaum miskin yang ada di Nagan. Membelanjakan kebutuhan rumahtangganya dan berbagai kebutuhan lain juga di Nagan. Pajak PBB, pajak kendaraan, pajak penghasilan juga dibayar di Nagan.

Dengan demikian pasar Nagan akan menggeliat, warga miskin dan anak yatim ter-santuni, daerah mendapat income dari pendapatan pajak dan berbagai manfaat lainnya ya diperoleh daerah dan masyarakatnya.

Nah, kondisi yang terjadi beberapa tahun terakhir ini menunjukkan ketidakberpihakan Pemkab kepada daerah dan masyarakat Nagan Raya serta menjadi satu pihak penyebab tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Nagan Raya.

Maka oleh sebab itu, Zulkarnain meminta agar pelelangan proyek APBK kedepan harus berpihak kepada pengusaha lokal Nagan Raya.

Ditanya mengenai potensi tertabraknya mekanisme pelelangan, Zulkarnain menjawab bahwa semua orang tahu ada mekanisme lain dalam setiap proses pelelangan. Maka jadikan Perusahaan dan pengusaha lokal sebagai objek yang akan dimenangkan.

Kepada pengusaha konstruksi yang ada di Nagan Raya diminta untuk mengikuti pelelangan proyek APBK secara profesional dan mempersiapkan perusahaan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan agar dapat memenangkan tendernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

25 Juli 2026 - 20:04 WIB

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Trending di Ekonomi