Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Ekonomi

Akibat Cuaca Buruk Nelayan tak Melaut, Aktivitas TPI di Nagan Raya Lumpuh Total

badge-check


					Akibat Cuaca Buruk Nelayan tak Melaut, Aktivitas TPI di Nagan Raya Lumpuh Total Perbesar

 

Narasiterkini.com, Nagan Raya- Akibat gelombang tinggi yang terjadi di pesisir pantai Barat Selatan Aceh Khususnya di pesisir Nagan Raya sejak tiga bulan lalu membuat nelayan terpaksa tidak melaut, akibatnya, aktivitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kuala Tuha,Kecamatan Kuala Pesisir, pada, Sabtu, (05/06/21) mengalami lumpuh total.

Diketahui, cuaca ekstrim yang terjadi di pesisir Barat Selatan Aceh kali ini bukan saja membawa dampak buruk kepada nelayan, namun juga pada pedagang ikan di lokasi pelelangan. Aktivitas tempat pelelangan ikan yang biasanya ramai dipenuhi kegiatan pelelangan kini mengalami lumpuh total karena tidak adanya pasokan ikan dari para nelayan,tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga ikan di daerah tersebut.

Pawang Laot, Amri kepada Media ini mengatakan, keadaan ini sudah berlangsung sejak tiga bulan yang lalu.

“Benar, cuaca buruk kali ini memang sangat lama sehingga nelayan mengeluh tak melaut. Menunggu cuaca kembali normal, para nelayan hanya bisa diam dan memperbaiki kapal mereka sebeluk kembali melaut,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Penerbangan Nagan Raya melalui Prakirawan Rezki P Hartiwi di Kantornya Menjelaskan,memang dalam beberapa waktu ini cuaca esktrim terjadi di Perairan Barat Selatan Aceh.

“Cuaca buruk ini disebabkan karena adanya tekanan rendah di Barat Daya Sumatra sehingga Wilayah Barat Selatan Aceh dilewati Angin dengan kecepatan mencapai dua puluh kilo meter perjam serta gelombang laut ketinggainnya hingga 4 meter,” jelas Rezki.

Diperkirakan kondisi ini akan beralangsung beberapa hari kedepan,oleh karena itu, pihanya menghimbau kepada seluruh nelayan agar tetap selalu memperhatikan resiko jika tetap ingin melaut dengan cuaca seperti ini, selain kepada nelayan dirinya juga menghimbau kepada masyarakat pesisir agar selalu waspada untuk cuaca esktrim itu. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

2 Juni 2026 - 22:55 WIB

Trending di Ekonomi