Menu

Mode Gelap
Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera Ngopi Berjuta Solusi, Kapolres Nagan Raya Ajak Influencer Ngopi di MJD Kupi untuk Perkuat Sinergi Informasi Positif   Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar Grand Opening, Bupati TRK Ikut Peusijuk MJD Kupi Nagan Raya 

Hukum

Beredar di Medsos Keuchik Pungli Pengrekrutan Aparatur Gampong, Ini Tanggapan Camat

badge-check


					Beredar di Medsos Keuchik Pungli Pengrekrutan Aparatur Gampong, Ini Tanggapan Camat Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Tersebar di media sosial Keuchik (Kepala Desa) Gampong Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, Aceh beredar di media sosial facebook melakukan pungutan liar (pungli) dalam penerimaan aparur gampong.

Akun Bang Tadu Raya dalam statusnya di group facebook mengatakan adanya pungutan liar sebesar 700ribu, adapun isi lengkap statusnya sebagai berikut,

“Awaknyoe padum dilake peng untuk calon aparatur Gampong,,,kamoe 700 rb sidroe…Gampong Babah rot…,” demikian tulis Bang Tadu Raya yang kira kira artinya “Dikampung kalian berapa diminta uang untuk calon aparatur desa, kami 700ribu perorangnya di Desa Babah Rot.

Pj. Keuchik Babah Rot Rudi Supardi saat dikonfirmasi membantah tuduhan tersebut, ianya mengaku mengetahui pemilik akun tersebut dan akan memanggil yang bersangkutan

“Akan panggil yang bersangkutan kalau ia saya ambil uang kepada siapa dikasih, siapa saksinya saya tidak suka asal tuduh dan naik media sosial seperti itu,” terang Rudi Supardi.

Sementara Camat Tadu Raya, Tarmizi, SP mengaku ia telah memanggil keuchik tersebut untuk klasifikasi kabar medsos itu.

“Sudah saya panggil tadi dan keuchiknya sudah bersumpah tidak benar yang disampaikan di medsos, selanjutnya saya serahkan ke keuchik apakah akan dilaporkan ke polisi terkait pencemaran nama baik/UU ITE,” terang Tarmizi. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sosok Abdurrahman Pejuang Lahirnya Abdya, Namun Terlupakan

28 April 2026 - 08:15 WIB

SMP Unit Blangpidie Larang Siswa Bawa Sepmor ke Sekolah

23 April 2026 - 00:13 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan 

21 April 2026 - 15:23 WIB

Yayasan Ipelmasat Menang di PTUN Banda Aceh dalam Gugatan Tanah Asrama Mahasiswa

20 April 2026 - 20:32 WIB

Trending di Hukum