Menu

Mode Gelap
Pemkab Nagan Raya Asuransikan Penyelenggara Pemerintah Gampong dan Siapkan Program Beasiswa  Siswi Asal Aceh Barat Daya Diterima di 11 Universitas Ternama Luar Negeri Mualem Apresiasi Mendagri Tito Karnavian Terkait Usulan Perpanjangan Dana Otsus Aceh SaKA Minta Polda Aceh Panggil Oknum Polisi Yang Diduga Pungli ditambang Emas Ilegal Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP Warga Abdya Diingatkan Tetap Waspada Menghadapi Cuaca Ekstrem

Hukum

Usai Jalani Uqubat Cambuk, Terpidana Pelecehan Seksual di Nagan Raya Hirup Udara Bebas

badge-check


					Usai Jalani Uqubat Cambuk, Terpidana Pelecehan Seksual di Nagan Raya Hirup Udara Bebas Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Usai jalani Uqubat Cambuk, terpidana pelecehan seksual kini bisa hirup udara bebas, Senin, (12/4/2021) di Alun alun Suka Makmue.

Kajari Nagan Raya, Dudi Mulyakusumah, SH.,MH saat dikonfirmasi menjelaskan, hal itu Berdasarkan Surat Perintah Kepala
Kejaksaan Negeri Nagan Raya Nomor Print 161/L.1.29/Eku.3/04/2021 tanggal 09 Apr 2021 akan melaksanakan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 9 KIJN/2020 tanggal 25 September 2020 atas nama Terpidana BS Dengan amar putusan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Jarimah Pelecehan Seksual.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 46 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan cara menghukum Terpidana DS dengan Uqubat Cambuk sebanyak 45 (empat puluh lima) kali dikurang dengan lamanya penangkapan dan penahanan yang telah dijalani, yaitu selama 248
(dua ratus empat puluh delapan) hari yang mana uqubat cambuk terhadap Terpidana.

Berdasarkan Pasal 23 ayat (2) dan ayat (3) Qanun Nomor
Sembılan 7 tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat dikurangi sebanyak (delapan) kali sehingga Terpidana BS dicambuk sebanyak 37 kali.

Tak hanya itu, seorang Jarimah Pelecehan Maisir (Judi online) sebagaimana diatur dalam Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan cara menghukum Terpidana JS dengan Uqubat Cambuk sebanyak 20 (dua puluh) kali dikurangi dengan lamanya penangkapan dan penanganan yang telah dijalani, yaitu selama 57
(lima puluh tujuh) hari yang mana uqubat cambuk terhadap Terpidana JS.

Berdasarkan Pasal 23 ayat (2) dan ayat (3) Qanun Nomor 7 tahun 2013 tentana Hukum Acara Jinayat dikurangi sebanyak 2 (dua) kali sehingga Terpidana JS dicambuk sebanyak 18 (delapan belas) kali.

“Dengan usainya kegiatan hari ini, maka selesailah permasalahan hukum bagi Terpidana,” terang Kajari Nagan Raya.

“Harapan kita pelanggaran tersebut tidak diulangi lagi dan bagi yang lain bisa jadi pelajaran berharga untuk tidak dicontoh,” ungkap Dudi, Kajari Nagan Raya.

Dalam kegiatan itu terlihat hadir unsur dari Mapolres Nagan Raya, Makodim 0116 Nagan Raya, Ketua PN, Ketua Mahkamah Syariah, Perwakilan dari LP, tenaga kesehatan dan para tamu undangan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SaKA Minta Polda Aceh Panggil Oknum Polisi Yang Diduga Pungli ditambang Emas Ilegal

14 April 2026 - 19:57 WIB

Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Mantan Ketua Forum Keuchik Nagan Raya Apresiasi Kinerja Reskrim Polres

11 April 2026 - 21:13 WIB

Pembangunan Pipa SR Tinggalkan Beban, Dinas PUPR Abdya Diminta Bertanggungjawab

11 April 2026 - 16:25 WIB

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Tadu Raya di Sumatera Utara

11 April 2026 - 07:46 WIB

SaKA: Diduga Kanit Tipidter Panggil Puluhan Pemilik Bander Emas ke Polres Abdya

9 April 2026 - 17:59 WIB

Trending di Hukum