Menu

Mode Gelap
Upaya Membuka Akses Transportasi, Wabup Aceh Selatan dan Dandim Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Bailey  Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat PD IWO Nagan Raya Segera Terbentuk, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis Melalui UKW Gerak Cepat Bantu Masyarakat, Tokoh Nagan Raya ini Apresiasi Brimob Polda Aceh  Brimob Ikut Razia Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Senjata Tajam dan HP Turut Disita DPRK Mulai Bahas LKPJ Bupati Nagan Raya, Lima Dinas Sudah Diproses 

Nasional

HMI Cabang Blangpidie dan Kompas Abdya Bersihkan Sampah Dipantai, Ini Pesan Mereka!

badge-check


					HMI Cabang Blangpidie dan Kompas Abdya Bersihkan Sampah Dipantai, Ini Pesan Mereka! Perbesar

Narasiterkini.com | Blangpidie – Mahasiswa yang tergabung kedalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie, melakukan gerakan sosial peduli lingkungan dengan mengutip sampah yang berserakan di pinggir pantai, kawasan pantai jilbab Susoh, Sabtu, 2 Maret 2024.

Pengutipan sampah warga itu, dilakukan kader HMI Abdya karena prihatin terhadap kondisi lingkungan saat ini, masyarakat dianggap masih belum sadar dan minim pemahaman tentang dampak sampah dibuang sembarangan.

Pembersihan pantai dikawasan sepanjang bibir pantai Kecamatan Susoh sudah sangat sering dilakukan, berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, Forkopimda, relawan kemanusiaan, relawan peduli lingkungan, organisasi mahasiswa, organisasi pemuda, organisasi masyarakat, namun tak kunjung sadar membuang sampah sembarangan.

Ketum HMI Cabang Blangpidie, Afan Fajeri, mengaku sangat prihatin kondisi pantai yang tak kunjung ada solusi, kesadaran masyarakat membuang sampah sembarangan hingga ke dalam sungai belum tampak perusahaannya.

Padahal, katanya, mengutip sampah dipinggir pantai tersebut bukanlah tugas dan tanggungjawab mahasiswa atau lembaga sosial lainnya, melainkan itu menjadi tugas bersama memberantas sikap masyarakat yang belum memiliki kesadaran hidup bersih dan sehat lingkungan.

Menurutnya, kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan dan juga ke sungai masih sangat kecil di Abdya, langkah-langkah konkret pun pemerintah harus memiliki nya, dimana sosialisasi dan pencegahan harus dilakukan.

“Kami mahasiswa HMI Abdya melakukan kutip sampah karena ada rasa peduli terhadap lingkungan, pada dasarnya kami menampilkan kepada masyarakat bahwa sampah itu harus dibuang pada tempatnya, jangan sembarangan,” tegasnya

Begitu halnya relawan peduli lingkungan yang tergabung kedalam Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Sigupai (Kompas) Kabupaten Abdya, kepedulian relawan komunitas ini terhadap lingkungan sangatlah tinggi.

Mereka rela menahan terik matahari dipinggir pantai demi pemandangan pantai menjadi bersih dan indah, apalagi kebersihan laut pun harus dijaga jangan sampai tercemar dengan sampah.

Fadhil Fajrul Sidik, selaku Founder Kompas Abdya mengatakan, perihal ini harus dilakukan mitigasi secara menyeluruh, hilirisasi dalam penanganan sampah sangat di perlukan. Pengelolaan sampah dari sumbernya dan kegiatan aksi bersama bersih pantai harus di kampanyekan secara berkala.

‘Kami mengajak seluruh elemen untuk ikut andil, permasalahan sampah bukan hanya menjadi permasalahan daerah saja, tapi ini menjadi isu nasional bahkan internasional. Mari lah menjaga lingkungan mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar kita,” ajak Fadhil.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TMMD ke-128 Membawa Berkah Bagi Nek Nurhabibah di Abdya

23 April 2026 - 20:56 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Wabup Abdya Zaman Akli Membuka TMMD ke-128, Sebut Bukti Nyata Abdi TNI

22 April 2026 - 22:21 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Nurdianto Desak Baitul Mal Abdya Publis Data Bantuan Rumah Layak Huni 2025, Seperti Apa Kriterianya

17 April 2026 - 12:29 WIB

Trending di Daerah