Menu

Mode Gelap
Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

Pendidikan

FORJIAS berbagi Ilmu dengan Pelajar MAN 4 Aceh Selatan, Belajar Bijak Bermedia dan Lawan Hoaks Bersama 

badge-check


					FORJIAS berbagi Ilmu dengan Pelajar MAN 4 Aceh Selatan, Belajar Bijak Bermedia dan Lawan Hoaks Bersama  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Selatan— Di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya hoaks di media sosial, Forum Jurnalis Independen Aceh Selatan (FORJIAS) menggandeng MAN 4 Aceh Selatan untuk menggelar Sosialisasi Jurnalistik dan Literasi Media di MAN 4 Aceh Selatan, Simpang Empat Kluet Utara, Sabtu (9/5/2026).

Sebanyak 105 siswa kelas II MAN 4 Aceh Selatan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Aula sekolah tampak hidup sejak pagi. Para siswa aktif menyimak materi tentang dunia jurnalistik, teknik dasar menulis berita, hingga cara mengenali informasi palsu yang kerap beredar di media sosial, kegiatan itu menjadi ruang belajar penting bagi pelajar untuk memahami cara bijak menggunakan media.

Tak hanya diajak memahami bagaimana berita diproduksi, para pelajar juga dibekali pemahaman tentang pentingnya etika bermedia sosial. Mereka diajak lebih bijak menggunakan media digital, tidak mudah terpancing provokasi, serta memahami dampak dari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kepala MAN 4 Aceh Selatan, Khairul Amizar menilai literasi media menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di era digital saat ini. Menurutnya, pelajar tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan menyaring informasi secara kritis.

“Anak-anak sekarang sangat dekat dengan media sosial. Karena itu mereka harus dibekali kemampuan memahami informasi secara benar agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun informasi yang menyesatkan,” kata Khairul Amizar dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi langkah FORJIAS yang hadir langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi jurnalistik kepada para siswa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat positif dalam membangun pola pikir kritis dan karakter pelajar yang bijak dalam bermedia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FORJIAS, Safdar.S mengatakan perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi banjir informasi di media digital.

Menurut Safdar, kemampuan memilah informasi kini menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki pelajar agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran berita bohong.

“Jangan langsung percaya pada informasi yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya. Pelajar harus belajar berpikir kritis dan memahami bahwa jurnalistik mengajarkan kejujuran serta tanggung jawab terhadap informasi,” kata Safdar.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut FORJIAS ingin menumbuhkan kesadaran pelajar agar lebih cerdas dan bijak menggunakan media sosial, serta tidak mudah ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif bertanya mengenai cara kerja wartawan, proses peliputan berita, hingga teknik membedakan informasi fakta dan hoaks yang ramai di media sosial.

Salah seorang peserta, Risma Maulida mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

“Materinya sangat menarik dan mudah dipahami. Kami jadi tahu bagaimana cara mengecek informasi yang benar dan belajar dasar-dasar menulis berita. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi pelajar,” ujar Risma.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, praktik penulisan berita singkat, serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sosialisasi. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎

26 Juli 2026 - 08:30 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

23 Juli 2026 - 18:10 WIB

Antusias Orangtua Mempercayakan Pendidikan anak ke SMPN 5 Seunagan Tinggi, Pihak Sekolah Terpaksa Buka 4 Kelas

16 Juli 2026 - 11:11 WIB

SMPN 7 Kuala Terima 68 Siswa Baru, Kepsek Tegaskan Tak Ada Bullying

15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tim PKM STIKes Medika Seramoe Barat Laksanakan Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan bagi Anak Pascabencana 

12 Juli 2026 - 18:21 WIB

Trending di Pendidikan