Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Hukum

Korlantas Polri Berlakukan One Way pada Pukul 21.30 WIB

badge-check


					Korlantas Polri Berlakukan One Way pada Pukul 21.30 WIB Perbesar

Narasiterkini.com, Cikampek – Korlantas Polri memutuskan bakal melaksanakan rencana rekayasa lalu lintas Contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 36-KM 72 dan One Way dari Tol Cikatama KM 72-Tol Kalikangkung KM 414 yang rencananya akan diberlakukan pada pukul 21.30 WIB. Jum’at, (05/04/2024)

Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan menyebutkan, keputusan ini diambil atas pertimbangan _Traffic Counting_ di Tol Trans Jawa masih menunjukkan volume lalu lintas di atas batas minimal.

“Iya kita harapkan pada pukul 21.30 WIB ini sudah dimulai karena arus lalu lintas dari 3 sumber di Jakarta mulai dari Jati Asih yang dari Pondok Indah dan sekitarnya, kemudian dari Utara sudah meningkat terus setiap jamnya sudah melebihi parameter yang sudah kita tentukan kemudian di KM 50 60 juga sudah mulai naik sehingga tadi kita Clearance 19.30 ya kita beri waktu 2 jam oleh wilayah untuk membersihkan jalur B sehingga nanti 21.30 mudah-mudahan ini sudah Clearance sudah Clear semua baru kita laksanakan Contraflow di 48-72 kemudian 72-414 dilaksanakan One Way,” kata Kakorlantas Polri kepada wartawan.

Selain itu, kata Aan, pihaknya telah melakukan skema rekayasa lalin berupa Contra Flow yang dimulai 2 lajur dari Tol Cikampek KM 48-KM 72 usai dilakukan Clearance.

“Kita lakukan Contra Flow 2 lajur di KM 48-70 ini akibatnya di Cipali Traffic Countingnya sudah di 4.000 lebih setiap jamnya, ini sudah berat di Cipali, makanya kita harus cepat untuk melakukan Clearance sehingga cepat dilakukan Contra Flow dan One Way di Cipali,” ujarnya.

Adapun, kata Aan, jalur arteri Pantura masih banyak dilalui oleh pengguna sepeda motor, sehingga terjadi peningkatan di jalur non tol tersebut. Selain itu juga masih banyak ditemukan beberapa kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi mengingat sudah dilarang untuk melintas sejak hari ini.

“Pantauan dari CCTV kita _Traffic Counting_ kita untuk arteri Pantura ini pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai ada peningkatan tapi untuk arus lalu lintas yang ada di timur masih cukup longgar sehingga pada saat diterapkan One Way nanti itu masih bisa kita kelola dengan baik,” ungkapnya.

“Kemudian untuk angkutan barang memang tadi ada beberapa yang masih bandel, kami coba tilang kemudian kita parkirkan di kantong-kantong parkir yang sudah kita siapkan sehingga sampai tanggal 16 tidak boleh beroperasi,” pungkas Aan. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi

25 Juni 2026 - 23:26 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Trending di Hukum