Menu

Mode Gelap
TMMD ke-128 Membawa Berkah Bagi Nek Nurhabibah di Abdya Gantikan Jonniadi, Teuku Yordan Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Nagan Raya Periode 2026-2031 Pemkab Nagan Raya Gelar Rakor Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Tahap I Tahun 2026 PUPR Aceh Barat Fokus Peningkatan Jalan Aspal Wilayah Kota dan Plosok Desa Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026 SMP Unit Blangpidie Larang Siswa Bawa Sepmor ke Sekolah

Hukum

Korlantas Polri Berlakukan One Way pada Pukul 21.30 WIB

badge-check


					Korlantas Polri Berlakukan One Way pada Pukul 21.30 WIB Perbesar

Narasiterkini.com, Cikampek – Korlantas Polri memutuskan bakal melaksanakan rencana rekayasa lalu lintas Contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 36-KM 72 dan One Way dari Tol Cikatama KM 72-Tol Kalikangkung KM 414 yang rencananya akan diberlakukan pada pukul 21.30 WIB. Jum’at, (05/04/2024)

Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan menyebutkan, keputusan ini diambil atas pertimbangan _Traffic Counting_ di Tol Trans Jawa masih menunjukkan volume lalu lintas di atas batas minimal.

“Iya kita harapkan pada pukul 21.30 WIB ini sudah dimulai karena arus lalu lintas dari 3 sumber di Jakarta mulai dari Jati Asih yang dari Pondok Indah dan sekitarnya, kemudian dari Utara sudah meningkat terus setiap jamnya sudah melebihi parameter yang sudah kita tentukan kemudian di KM 50 60 juga sudah mulai naik sehingga tadi kita Clearance 19.30 ya kita beri waktu 2 jam oleh wilayah untuk membersihkan jalur B sehingga nanti 21.30 mudah-mudahan ini sudah Clearance sudah Clear semua baru kita laksanakan Contraflow di 48-72 kemudian 72-414 dilaksanakan One Way,” kata Kakorlantas Polri kepada wartawan.

Selain itu, kata Aan, pihaknya telah melakukan skema rekayasa lalin berupa Contra Flow yang dimulai 2 lajur dari Tol Cikampek KM 48-KM 72 usai dilakukan Clearance.

“Kita lakukan Contra Flow 2 lajur di KM 48-70 ini akibatnya di Cipali Traffic Countingnya sudah di 4.000 lebih setiap jamnya, ini sudah berat di Cipali, makanya kita harus cepat untuk melakukan Clearance sehingga cepat dilakukan Contra Flow dan One Way di Cipali,” ujarnya.

Adapun, kata Aan, jalur arteri Pantura masih banyak dilalui oleh pengguna sepeda motor, sehingga terjadi peningkatan di jalur non tol tersebut. Selain itu juga masih banyak ditemukan beberapa kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi mengingat sudah dilarang untuk melintas sejak hari ini.

“Pantauan dari CCTV kita _Traffic Counting_ kita untuk arteri Pantura ini pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai ada peningkatan tapi untuk arus lalu lintas yang ada di timur masih cukup longgar sehingga pada saat diterapkan One Way nanti itu masih bisa kita kelola dengan baik,” ungkapnya.

“Kemudian untuk angkutan barang memang tadi ada beberapa yang masih bandel, kami coba tilang kemudian kita parkirkan di kantong-kantong parkir yang sudah kita siapkan sehingga sampai tanggal 16 tidak boleh beroperasi,” pungkas Aan. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SMP Unit Blangpidie Larang Siswa Bawa Sepmor ke Sekolah

23 April 2026 - 00:13 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Sidang Paripurna, Pemkab Nagan Raya Usulkan ke DPRK Beberapa Raqan 

21 April 2026 - 15:23 WIB

Yayasan Ipelmasat Menang di PTUN Banda Aceh dalam Gugatan Tanah Asrama Mahasiswa

20 April 2026 - 20:32 WIB

Belum Sebulan, Polres Abdya Telah Meringkus Lima Terduga Penyalahgunaan Narkoba

15 April 2026 - 18:22 WIB

Trending di Hukum